Kaki memanjang tak sampai pembatas
Berdua terdampar di atas kapal ternyaman
Jaring tebal tak belubang meringkusnya
Terperangkap ia dalam nikmat
Hangat menyergap, hangat menyelimutinya
Ada kata yang mengedar kedua telinga mungil
Yang mengudara berirama merdu
Bergerak pelan, sangat pelan, sampai terpejam
Pejam tipuan menyusahkan Bunda
Mundur lagi berdua kembali
Tidur di malam hari ketika bulan mengganti mentari
Tutup semangat, hidupkan esok
Tutup mata, hidupkan mimpi
Tutup pintu, jangan gaduh kembali